Minggu, 23 Februari 2014

BAB III PERINTISAN DAN PENDIRIAN PKBM



BAB III
PERINTISAN DAN PENDIRIAN PKBM

A.    Perintisan Pembentukan PKBM
Inisiatif pembentukan PKBM dapat berasal dari pimpinan masyarakat formal, pimpinan, non formal masyarakat,  tokoh masyarakat/pemuka masyarakat, kelompok masyarakat ataupun dari anggota masyarakat sendiri. Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk merintis PKBM,antara lain :
1.         Para inisiator pembentukan PKBM terlebih dahulu mempelajari tentang bagaimana mengelola PKBM, baik dengan mempelajarinya sendiri maupun dengan mengikuti suatu pelatihan.
2.         Memberikan pengertian kepada masyarakat tentang pentingnya memiliki PKBM dan mendorong mereka agar berpartisipasi dalam pembentukan PKBM maupun dalam kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PKBM
3.         Menghimpun data dasar masyarakat. Data dasar masyarakat adalah sejumlah informasi atau keterangan tentang masyarakat seperti data desa tentang perekonomian secara umum, kesehatan, dan sanitasi (kebersihan lingkungan), tingkat pendidikan masyarakat, Jumlah penduduk laki-laki dan perempuan, sumber daya alam, tokoh-tokoh penting masyarakat, mata pencaharian masyarakat, bidang usaha yang berhasil di masyarakat dan data lain yang sekiranya diperlukan.
4.         Melakukan identifikasi kebutuhan ( need assessment) yaitu mencari, menemukan, mengumpulkan, menelaah data dan informasi tentang kebutuhan masyarakat dan permasalahan yang ada di dalam masyarakat sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PKBM benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
5.         Sosialisasi kepada masyarakat dan Pemerintah Setempat.
Sosialisasi dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan penjelasan kepada masyarakat setempat tentang perlunya pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai tempat/wadah pusaran pembelajaran dan pemberdayaan berbagai potensi masyarakat yang dapat dikembangkan, tempat masyarakat belajar (learning society), tempat pertemuan berbagai lapisan masyarakat, pusat pengembangan pengetahuan, pembinaan karakter dan kepribadian, menemukan teknologi tepat guna, pusat magang serta tempat pengembangan keterampilan hidup (life skill) masyarakat. 

B.     Pendirian PKBM
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai salah satu satuan pendidikan nonformal yang sekaligus sebagai wadah/tempat pembelajaran yang mencerminkan adanya upaya keswadayaan masyarakat.
Persiapan pembentukannya dapat diprakarsai oleh perorangan/kelompok masyarakat atau organisasi yang berbadan hukum, dengan mengikuti  langkah-langkah sebagai berikut:
1.   Mengidentifikasi dan menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan, seperti;
a.  Telah terselenggaranya/terencanakannya minimal 3 jenis kegiatan yang dapat dilaksanakan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat dengan menerapkan prinsip dan jatidiri PKBM.
b.  Data peserta didik dan/atau calon peserta didik/warga belajar.
c.  Tersedianya pendidik/ tutor dan narasumber teknis sesuai kegiatan yang akan dilaksanakan dan dikembangkan.
d.  Sarana dan prasarana untuk penyelenggaraan kegiatan.
e.  Media dan Alat Peraga pembelajaran yang dibutuhkan.
f.  Tergambarkannya anggaran yang akan digunakan (sumber dan peruntukannya)
g.  Data calon tenaga kependidikan/penyelenggara PKBM maupun Program Kerja yang akan dilaksanakan dan dikembangkan
2.  Penetapan Badan Musyawarah Komunitas dan Struktur Pengelola
      a.  Badan Musyawarah Komunitas :
            1)  Ditetapkan melalui musyawarah masyarakat setempat (komunitas).
           2)  Minimal 3 orang (gasal), sesuaikan dengan kebutuhan
 b.  Struktur Pengelola
                  Pengelola PKBM ditetapkan melalui musyawarah masyarakat (komunitas) setempat  dengan struktur minimal terdiri dari.
1)      Ketua
2)      Sekretaris
3)      Bendahara
Penyelenggara yang ditetapkan dalam struktur tersebut  masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a.  Ketua
(1)      Mengelola PKBM secara profesional, demokratis, dan bermartabat.
(2)      Bersama-sama pengurus lainnya merumuskan visi, misi, tujuan, dan  Kegiatan PKBM.
(3)      Memimpin rapat-rapat pengurus.
(4)      Menghadiri undangan kegiatan atas nama lembaga.
(5)      Bertanggung jawab secara internal dan eksternal atas penyelenggaraan PKBM.
(6)      Melakukan pengawasan terhadap jalannya seluruh program kegiatan baik pada kegiatan internal PKBM maupun kegiatan kemitraan dengan pihak lain.
b.  Sekretaris
(1)      Menata administrasi kesekretariatan.
(2)      Mengagendakan surat masuk dan surat ke luar.
(3)      Membuat konsep surat-surat.
(4)      Mengiventarisir sarana dan prasarana serta kegiatan PKBM.
(5)      Menyusun data dan laporan bulanan, semester dan  tahunan PKBM.

c. Bendahara:
(1)      Bersama ketua membuka rekening bank atas nama PKBM
(2)      Menerima dan mengelola keuangan
(3)      Menyusun rencana kebutuhan anggaran PKBM
(4)      Mengeluarkan dan mendistribusikan keuangan PKBM sesuai kebutuhan dan atas persetujuan ketua.
(5)      Mencatat transaksi keuangan pada pembukuan keuangan PKBM.
(6)      Menyusun laporan keuangan bulanan, semester dan tahunan PKBM.

d. Bidang-Bidang :
 (1)  Bidang Pembelajaran
a)      Merancang kegiatan pembelajaran
b)      Membuat jadwal pembelajaran
c)      Menyiapkan daftar hadir tutor yang mengajar
d)     Menyiapkan daftar hadir peserta didik
e)      Mengevaluasi pelaksanaan tugas tutor dan melaporkan kepada   ketua penyelenggara.
 (2)  Bidang usaha ekonomi produktif
a)      Merencanakan kegiatan usaha produktif atau produksi yang diselenggarakan oleh PKBM dan/atau bekerjasama dengan pihak lain
b)      Merintis usaha baru yang berpotensi untuk dikembangkan oleh masyarakat.
c)      Mencatat dan mengevaluasi semua jenis usaha yang diselenggarakan PKBM.
d)     Memasarkan hasil-hasil produk PKBM
e)      Melaporkan perkembangan usaha yang diselenggarakan PKBM kepada ketua.
f)       Mengembangkan usaha-usaha inovatif yang dapat meningkatkan pendapatan/penghasilan masyarakat sekitar.
(3) Bidang pengembangan masyarakat
a)      Membuat rancangan kegiatan untuk meningkatkan infrastruktur di lingkungan masyarakat.
b)      Merencanakan penggalian, pengembangan dan pembudayaan bahasa dan budaya asli komunitas tersebut
c)      Melakukan pembaharuan sistem kaderisasi kepemimpinan di masyarakat
d)     Melakukan penyuluhan hukum, kesehatan, lingkungan, dan lain-lain
e)      Merencanakan kegiatan sosial yang dapat dilaksanakan bersama dengan masyarakat sekitar.
e. Peran Pengurus
(1)            Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, masalah yang dihadapi masyarakat, dan sumber daya yang ada dalam masyarakat.
(2)            Menganalisis data dasar
(3)            Menentukan prioritas kebutuhan masyarakat yang tepat sebagai dasar untuk pelaksanaan kegiatan.
(4)            Melakukan koordinasi dengan jaringan kerja terkait
(5)            Menyelenggarakan pertemuan untuk berdiskusi dan bekerjasama dalam rangka pengerahan sumber daya yang dibutuhkan (tenaga, dana, dan bahan-bahan) untuk pengembangan masyarakat.
(6)            Mensosialisasikan kegiatan dan memberi kesempatan kepada warga untuk berpartisipasi melalui kontribusi pemikiran maupun dukungan.
(7)            Memusyawarahkan rencana kegiatan PKBM
(8)            Melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan. (mengorganisasikan kegiatan-kegiatan PKBM)
(9)            Mendukung, memantau, menindaklanjuti, dan memecahkan masalah. (Jika ada masalah, pengurus harus turut serta dalam mencarikan solusinya)
Untuk mendorong profesionalisme penyelenggaraan PKBM perlu dipisahkan peran Pengelola PKBM, peran pembina/pembuat kebijakan dan peran pengawas PKBM. Untuk itu Pengelola PKBM tidak diperkenankan berasal dari unsur pejabat dibidang pendidikan non formal (pembina) dan penilik dibidang pendidikan non formal (pengawas).

4.    Bidang-bidang kegiatan yang dilaksanakan oleh PKBM yaitu kegiatan pembelajaran (learning activities), kegiatan  usaha ekonomi produktif (business activities), kegiatan pengembangan masyarakat (community development activities).
a.         Kegiatan Pembelajaran
Yang termasuk dalam bidang kegiatan pembelajaran adalah semua kegiatan yang merupakan proses pembelajaran bagi anggota komunitas dan berupaya melakukan transformasi kapasitas/kemampuan/kecerdasan intelektual, emosi dan spiritual, watak dan kepribadian meliputi aspek kognisi, afeksi dan psikomotorik. Pembelajaran juga mencakup seluruh kalangan baik dari usia dini sampai lanjut usia, pria dan wanita, dan semua orang tanpa terkecuali.  Yang termasuk dalam bidang kegiatan ini antara lain :
                                                          i.          Pendidikan Anak Usia Dini (A)
                                                        ii.          Pendidikan Kesetaraan SD (Paket A), SMP (Paket B), SMA (Paket C)
                                                      iii.          Pendidikan Mental dan Spiritual
                                                      iv.          Pendidikan Keterampilan
                                                        v.          Pendidikan Vokasional
                                                      vi.          Pendidikan Kewarganegaraan
                                                    vii.          Pendidikan Kerumahtanggaan
                                                  viii.          Pendidikan Kewirausahaan
                                                      ix.          Pendidikan Keaksaraan Fungsional
                                                        x.          Pendidikan Karakter
                                                      xi.          Pendidikan Gender
                                                    xii.          Pendidikan Layanan Khusus (pendidikan bagi anak-anak daerah terpencil, anak terbelakang, korban konflik, narkoba,dan lain-lain)
                                                  xiii.          Pendidikan Hobi dan Minat
                                                  xiv.          Pendidikan Seni dan Budaya
                                                    xv.          Dan lain-lain.

b.   Kegiatan Usaha/Ekonomi Produktif (Bisnis)
Bidang kegiatan usaha ekonomi produktif mencakup semua kegiatan yang berkaitan dengan upaya peningkatan kapasitas/pemberdayaan ekonomi anggota komunitas. Di dalamnya mencakup semua program antara lain :
                                                          i.          Unit usaha PKBM
                                                        ii.          Kelompok Belajar Usaha
                                                      iii.          Pengembangan usaha warga masyarakat
                                                      iv.          Kerjasama dan jaringan usaha masyarakat
                                                        v.          Upaya-upaya peningkatan produktivitas masyarakat
                                                      vi.          Penciptaan lapangan kerja baru
                                                    vii.          pembangunan usaha baru
                                                  viii.          perluasan pemasaran
                                                      ix.          pengembangan permodalan
                                                        x.          peningkatan mutu produk
                                                      xi.          peningkatan kemampuan manajemen usaha
                                                    xii.          peningkatan kemampuan inovasi dan perancangan produk
                                                  xiii.          dan sebagainya.





c.   Kegiatan Pengembangan Masyarakat
Bidang pengembangan masyarakat mencakup berbagai kegiatan dalam rangka penguatan kapasitas komunitas tersebut sebagai suatu kelompok/ komunal. Di dalamnya tercakup berbagai jenis kegiatan seperti :
                                                          i.          penguatan sarana/prasarana/infrastruktur baik fisik maupun non fisik
                                                        ii.          penguatan kohesivitas di antara masyarakat
                                                      iii.          perbaikan dan pengembangan lingkungan
                                                      iv.          Penggalian, pengembangan dan pembudayaan bahasa dan budaya asli komunitas tersebut.
                                                        v.          Pembaharuan sistem kaderisasi kepemimpinan di komunitas tersebut
                                                      vi.          Pembaharuan sistem administrasi pemerintahan di komunitas tersebut
                                                    vii.          Pembaharuan dan penguatan pranata sosial yang ada di komunitas tersebut
                                                  viii.          penyuluhan hukum, kesehatan, lingkungan, dan lain-lain.
                                                      ix.          penciptaan, penguatan dan reorientasi suatu budaya tertentu
                                                        x.          Kegiatan sosial kemasyarakatan
                                                      xi.          dan sebagainya.

B.  Administrasi Pendirian PKBM
Persyaratan administrasi minimal yang perlu dipenuhi untuk mendirikan PKBM adalah:
1.     Izin tetangga/Lingkungan dari Warga Masyarakat Sekitarnya.
2.     Izin Domisili dari Kelurahan/Desa /Pemerintah Setempat.
3.     Akta notaris. (berikut: Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART).
4.     NPWP atas nama PKBM jika ada.
5.     Memiliki Rekening Bank atas nama PKBM.
6.     Memiliki rekomendasi dari Forum Komunikasi PKBM Kabupaten/Kota setempat.
7.     Izin operasional dari instansi yang berwenang (mengikuti ketentuan yang berlaku di daerahnya).
Selain persyaratan administrasi secara umum, sangat penting memperhatikan komponen/dan patokan minimal untuk setiap satuan jenis program PNFI yang akan dilaksanakan pada PKBM, seperti; Peserta Didik/Warga Belajar, Kelompok Belajar, Sumber Belajar, Penyelenggara/Pengelola/Pelaksana, Sarana Belajar, Tempat/Panti Belajar, kegiatan, Ragi Belajar/Motivasi belajar, Dana Belajar/Anggaran, dan Hasil Belajar.
Pelayanan harus memprioritaskan masyarakat disekitar PKBM sesuai dengan Program PNFI menurut kebutuhan masyarakat dimasa mendatang. Perlu adanya antisipasi terhadap kebutuhan belajar yang beraneka ragam dan beraneka perbedaan serta mempersiapkan pemandirian PKBM melalui unit-unit produksi yang relevan dengan kondisi dan permasalahan lingkungan dimana PKBM berdiri.

C. Klasifikasi PKBM
Mengingat karakteristik PKBM yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain maka dirasakan perlu membuat klasifikasi PKBM. Klasifikasi merupakan pemecahan suatu kelas tertentu kedalam kelas-kelas bawahan berdasarkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh anggota-anggotanya. Dalam hal ini, klasifikasi PKBM didasarkan pada kegiatan yang dilaksanakan PKBM, sarana dan prasarana yang dimiliki, kelengkapan administrasi dan lain sebagainya yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam pedoman ini. PKBM  diklasifikasikan menjadi 3 klasifikasi yaitu PKBM Dasar, PKBM Berkembang dan PKBM Ideal.
1.      PKBM Dasar merupakan PKBM yang berdiri kurang dari 2 tahun dan melaksanakan 1 bidang kegiatan
2.      PKBM Berkembang merupakan PKBM yang telah berdiri minimal 2 tahun dan telah melaksanakan 2 bidang kegiatan
3.      PKBM Ideal yaitu PKBM yang telah berdiri minimal 3 tahun dan telah melaksanakan 3 bidang kegiatan.
   Untuk lebih memperjelas tentang klasifikasi PKBM ini dapat dilihat dari table yang terlampir dalam pedoman ini :





BAB IV
KELEMBAGAAN PKBM

A.  Menentukan Visi dan Misi 
PKBM sebagai satuan program dan wadah pembelajaran masyarakat harus menetapkan Visi dan Misi yang jelas, artinya sesuai fungsi dan perannya dimasyarakat. Visi dan misi, tersebut dirumuskan dengan ketentuan sebagai berikut:
1.      Visi berisikan:
a.         Sebagai cita-cita oleh semua pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang.
b.         Mampu memberikan inspirasi, motivasi dan kekuatan pada warga PKBM dan segenap pihak yang berkepentingan.
c.         Mengacu kepada tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan pemberdayaan masyarakat.
2.      Misi berisikan:
a.         Kegiatan yang akan dilakukan dalam kurun waktu  tertentu.
b.         Sebagai dasar penentuan sasaran, dan kegiatan pokok PKBM.
c.         Menekankan pada mutu layanan peserta didik, output, dan outcome yang diharapkan oleh  PKBM.
d.        Memuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program PKBM.
e.         Memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan pada penyelenggara PKBM.
B.   Tujuan 
1.    Tujuan dirumuskan dan ditetapkan oleh pengurus PKBM dengan memperhatikan masukan dari berbagai pihak, seperti tokoh masyarakat sekitar, pemerintahan setempat, orang tua/wali peserta didik/warga belajar, peserta didik/calon warga belajar dan pembina
2.    Mengacu kepada visi dan misi PKBM yang telah ditetapkan
3.    Menggambarkan pencapaian tingkat mutu yang seharusnya dicapai dalam program pembelajaran.
4.    Disosialisasikan kepada segenap pihak yang berkepentingan sampai mereka paham benar tentang manfaat PKBM
C.   Rencana Kerja 
1.       Rencana kerja  yang disusun harus menggambarkan tujuan yang akan dicapai serta berdasarkan data dan informasi potensi, masalah dan upaya/solusi pemecahannya. Sehingga rencana kerja yang telah disusun tersebut bermanfaat bagi peserta didik dan lingkungan dimana PKBM berdiri.
2.       Rencana kerja tersebut meliputi program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Rencana kerja jangka pendek, menengah, dan jangka panjang disusun oleh penyelenggara PKBM dengan memperhatikan masukan dari berbagai pihak, dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca dan dipahami oleh semua pihak yang terkait.
3.         Dalam penyusunan rencana kerja perlu memperhatikan prinsip-prinsip kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, berkesinambungan, tepat waktu dan tepat sasaran/manfaat  dan akuntabilitas.
4.         Rencana kerja jangka pendek, menengah, dan jangka panjang minimal memuat informasi yang jelas mengenai:
a.         Data permasalahan, potensi dan upaya pemecahannya
b.        warga belajar
c.         Pendidik dan tenaga kependidikan
d.        Waktu, tempat penanggung jawab kegiatan untuk satiap jenis kegiatan
e.         Kurikulum dan kegiatan pembelajaran
f.         Sarana dan prasarana
g.        Pendanaan/Anggaran (sumber dan peruntukannya)
2.      Rencana kerja PKBM disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat dengan tembusan kepada UPTD Pendidikan di Tingkat Kecamatan/minimal ke penilik PNF/PLS atau instansi terkait lainnya, seperti SKB, BPKB, BPPNFI dan PNFI (tergantung kebutuhan sasaran dari rencana program tersebut)
3.      Rencana kerja PKBM tersebut diupayakan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan apabila ada perubahan karena berbagai alasan yang rasional/jelas alasannya, dapat diadakan perbaikan/penyesuaian dengan perkembangan, kebutuhan dan tuntutan tersebut
D.  Perlengkapan Sarana dan Prasarana Minimal
      1.   Prasarana

a.       Tanah dan gedung berstatus pinjaman dan sewa harus memiliki jaminan tertulis secara hukum untuk dapat digunakan   sekurang-kurangnya 3 tahun, dan jika berstatus milik sendiri (atas nama lembaga PKBM) dan hibah harus memiliki surat kepemilikan dari pemerintah. (adanya kejelasan status).

b.      PKBM dalam melaksanakan kegiatannya dapat memanfaatkan bangunan yang sudah ada seperti Balai Desa atau sekolah atau memperbaiki bangunan yang sudah tidak digunakan seperti bekas pabrik, pusat budaya atau tempat-tempat peribadatan.
c.       Sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh PKBM tergantung jenis kegiatan yang dilaksanakan oleh PKBM

       2.  Sarana
            a)  Sarana ruang yang disediakan:
1)            Ruang kantor/sekretariat/administrasi
2)            Ruang pembelajaran
3)            Ruang praktik/bengkel kerja
4)            Ruang pendidik
5)            Ruang tenaga kependidikan dan pimpinan
6)            Ruang pimpinan
7)            Ruang tamu
8)            Ruang penyimpanan/gudang dan arsif
9)            Tempat Ibadah
10)        Toilet
11)         Sarana olahraga/seni

            b)  Sarana pustaka PKBM/Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
1)            Ruang perpustakaan/TBM
2)            Buku bacaan
3)            Rak buku
4)            Kursi
5)            Meja
6)            Papan tulis
7)            Lemari
8)            Ventilasi dan penerangan yang cukup
9)            Administrasi TBM, sepeti katalog, daftar dan kartu peminjam, aturan dan ketentuan peminjaman, dsb.
10)        Poster atau pamlet yang dapat memotivasi  calon pembaca
11)        Komputer atau mesin ketik bagi daerah yang tidak memiliki sarana listrik.

E.   Pendanaan /Anggaran
1.    Sumber-sumber pendanaan yang diharapkan mendukung penyelenggaraan program-program pembelajaran/pelatihan di PKBM, antara lain:
a.    Swadana,
b.   Hasil usaha/produksi
c.    Pemerintah Daerah dan Pusat
d.   Lembaga/Instansi terkait
e.    Perusahaan/Industri
f.    Lembaga-lembaga Keuangan/Perbankan
g.   Sumber lain yang sah dan tidak mengikat.
2.    Dana digunakan untuk membiayai operasional pengelolaan PKBM :
a.    Honorarium/transport pendidik dan tenaga kependidikan (tenaga penyelenggara, penyelenggara PKBM dan tutor/fasilitator/narasumber teknis)
b.   Pengadaan ATK/administrasi/kesekretariatan
c.    Pengadaan sarana/prasarana
d.   Pengadaan alat dan bahan keterampilan.
e.    Pemodalan usaha
f.    Kebutuhan lain yang diperlukan.
3.    Pembelanjaan dana PKBM:
a.    Dana dikeluarkan oleh bendahara dan disetujui oleh ketua
b.   Dana yang berasal dari bantuan yang didasarkan atas kerjasama dengan pihak lain (pemerintah atau nonpemerintah), pembelanjaannya berpedoman kepada rencana anggaran yang telah disepakati bersama.
c.    Pengeluaran dana PKBM disertai bukti kuitansi pengeluaran dan dicatat dalam pembukuan PKBM.
d.   Pengeluaran dana dari keuntungan unit usaha PKBM dicatat dalam pembukuan tersendiri masing-masing unit usaha.
e.    Pengunaan anggaran harus sesuai dengan program kerja
f.    Sebaiknya pengelolaan keuangan disesuaiakan dengan ketentuan dan aturan keuangan yang berlaku

Sabtu, 22 Februari 2014

Descriptions of Proficiency Levels

Proficiency Levels
Descriptions
PROFECIENT
Native speaker standard in every skills, with two major differences; a) in Understanding, a lack of long familiarity with English culture (e.g. television programs), may make some accents, dialects and cultural references less accessible than they would be to a native speaker; b) on the other hand, a proficient students may well be more at home – in all skills – with the more academically educated kind of English used in colleges, textbooks etc, than is normal with native speakers taken as a whole

AVANCED
Can Understand native speakers of everyday standard English, even when not being directly addressed, and can therefore take part in normal interaction on almost the same terms as a native speaker. Can produce speech fluent enough to convey feeling, to argue maintain a point of view, or to convey complex information (e.g. explaining a process) to a listener. In reading, can use specialist books written in English to acquire specialist knowledge (including new terminology), can recognize and respond to different styles of writing and, to some extent, to shades of meaning. Can write fluently and with relatively few errors, not only on any topic but also in a range of styles. (e.g. narrative, formal argument, business letters, prepared public speaking).
UPPER INTERMEDIATE
Can understand well enough to hold a continuous conversation with a native speaker, even where the speaker does not, or can not, adapt his / her language to a foreigner. Can produce well enough to initiate new tropics, change the subject, and generally take part in the management of the conversation rather than merely responding. Can manage all normal life functions with ease, and cope linguistically with completely new situations (e.g. a negotiation in a shop not going according to expectations). In reading, can understand the majority of any non-specialist, modern text and begin to respond to different ‘register’ or types of writing. Can produce fluent writing on most kinds of topic, including arguing for an opinion, and can use complex sentence structures without many errors.
MID – INTERMEDIATE
Can understand the gist of a commonplace conversation involving fluent speakers, provided that some allowances are made, or occasional help given. Can produce well enough to make substantial relevant contribution (e.g. of an example or story clearly related to the topic) and to get full and satisfactory information from other speakers by questioning as necessary. Is functionally competent for all everyday negotiations except where completely unpredictable problems arise. In reading can get the gist / intention of most straightforward (i.e. non – stylized) authentic texts and write effective communications of information or opinion, but perhaps with a number of errors, or problems arising from inability to handle some of the more complex structures.
LOWER (or PRE-) INTERMEDIATE
Can understand the gist of a commonplace conversation in English, though not in detail, and produce English well enough to take part if spoken to carefully. Can also initiate conversation by asking questions on a range of everyday topics. (e.g. sport, or food) and can perform most everyday social and practice functions (e.g. buying things in shops, going to the doctor) well enough to survive comfortably. In reading can grasp the full meaning (content) including details, of simpler authentic texts (e.g. instructions or a packet) with the exception of a few of the less common words, including understanding the sense of most basic structure (e.g. verb tense and modals). Can write coherent short compositions using simple but varied structures correctly on a variety of non – specialist topics (e.g. telling stories, personal letters, giving and explaining an opinion).
ELEMENTARY
Can Understand many simple expressions of everyday basic functions in familiar situations and sometimes grasp what the basic topic of a conversation in English is. Can produce understandable questions and answers involving information above basic (e.g. Not only ‘what is your name?’ but ‘what does your father do?’) even if structures often go wrong and words are not known. In reading can follow very simplified stories or information, and recognize the meanings of a number of structural contrasts (e.g. ‘the’ / a’ or ‘I go’ / I’m going’), can write a few simple but connected sentences on a given topic with some awareness of the forms required, even if not always using them correctly.
POST – BEGINNER
Can understand a few everyday expressions of simple functions in known situations, and can produce some single words and set phrases in response, or can make request using, for example, a single word + ‘please’ (‘salt, please’). Little structural grasp, except in reading, where (s)he can recognize the existence of a few basic structural contrasts (e.g. singular/plural or continuous v. simple) even if not always certain exactly what they mean. Can substitute items in one or two structural patterns in writing, but not manipulate the patterns any further.

Selasa, 18 Februari 2014

Latar belakang PKBM Guna Wulang (Background of PKBM Guna Wulang) English Course

A.  BACKGROUND OF PKBM ENGLISH COURSE

Based on the instruction of President number 5 year 2006 about National Movement Acceleration Compulsory 9 Year Basic Education and Eradication of Illiteracy (GNP-PWB/PBA). The aim is that the 2nd completion of the program into a national movement involving all the components so that the target of the 2nd program can be achieved.


B.  PURPOSE
1.      Provide literacy services for illiterate people to become literate, have basic knowledge skills.
2.      Providing Primary school / MI in order to have the academic knowledge and mastery of practical skills that can be the foundation for the work or effort.
3.      Provide equal education for junior high graduate package A, Graduates SD / MI and Junior High drop outs / MTs in order to have a mastery of academic knowledge and practical skills.
4.      Provide equal education for high school graduates package B , graduate junior high / junior and senior high school students drop / MA in order to have a mastery of academic knowledge and practical skills that can be the foundation for the work or effort.
5.      Increase the knowledge of parents in a child seeking guidance in order to grow and develop optimally in accordance with the age of development.
6.      Provide life skills for people who do not have the skills.
7.      Improving economic empowerment through skills and life education skills.
8.      Foster public interest in making it easier for people to obtain the information needed.


Sabtu, 08 Februari 2014

Tanamkan belajar kepada anak sejak dini agar terbiasa sampai ahir hayat.




Jumat, 07 Februari 2014

Exercise 1

Name              : ……………………………..
Class               : …………………………….
Subject           : English
Examiner       : Diki Irawan, S.Pd
Put the verb in the brackets into the Past Tense.
Example: She (cries) in front of me now. Yesterday she cried in front of me.
1.    They always (come) late to the school. Last time they ……………………………………………..
2.    We usually (write) the important document for meeting. Yesterday we……………………………
3.    He (buys) many books in Gramedia book store today. Last week he ………………………………
4.    I (go) to school at 7 in the morning. Last morning I ……………………………………………….
5.    We (look) the beautiful sunrise in the morning. Last morning we …………………………………

Put the verb in the brackets into the Present Future Continuous Tense.
Example:  They (hear) the beautiful sound from the new singer. Next time they will be hearing the beautiful sound from the new singer.
1.    He (comes) to your home to discuss this case now. Next week they …………………………………
2.    They (take) English book in the library. Tomorrow they ……………………………………………..
3.    I (begin) to study English from now. Next time I …………………………………………………….
4.    Ann (cries) if you go from her life. Tomorrow she…………………………………………………….
5.    Maya (look for) the new job today. Next day she …………………………………………………….

Complete the following sentences by using the Present Continuous Tense.
Example: …………. (be) she working hard for the whole of the time?
                Is she working hard for the whole of the time?
1.    ............... (be) they coming over for dinner?
2.     Maxwell ………. (be) not sleeping on our sofa.
3.    My mother – in – law is …………….. (stay) at our house in this week.
4.    My sister…………. (study) Spanish in this semester.
5.    I ………….. (work) at the hair salon now.
6.    I …………… (have) dinner right now.
7.    We ……….. (eat) at a fancy restaurant at this moment.
8.    ………… (take) the art class?
9.    They are …….. (buy) a new record shop downtown.
10.    Melissa is …………. (lay) down on her bad .

Choose the correct one and then circle the correct one.
1.    I am very (confused / confusing) to think about my problem. It’s hard for me to solve it by myself.
2.    She got very (embarrassed / embarrassing) experience last week. She kissed the wrong person.
3.    The news is so (shocked / shocking). I never believe it.
4.    We are (bored / boring) to listen to the story many times.
5.    The manager is very (satisfied / satisfying) with the staff’s work.
6.    When I was at home alone, I was so (frightened / frightening).
7.    His success story was (astonished / astonishing). I’m proud of him.
8.    The journey is very (exhausted / exhausting). We’ll go to bed soon.
9.    He is very sick. His parents are (worried / worrying) about his condition.
10.    We are very (excited / exciting) when we know that we get much profit from the selling.

Put “is / am / are” to the following sentences.
1.     ………………. this seat free? Yes, please have a seat.
2.    How much ………….. these shoes? I’m not sure but they must be expensive.
3.    Sisi ……………… very interested in the art.
4.    The examination ……… not difficult. I can do it easily.
5.    It ………….. warm today.


Grammatical Structure
Notice the verb forms in these questions:
A: Does she speak English?                            A: Do they live near here?
B: Yes, she does                                             B: Yes, they do                      
     No, she doesn’t                                               No, they don’t
Using Do + Don’t and Does + Doesn’t




Complete the following questions with Do Or Does
1. A : ……….. live a lone?                 B: Yes, I do
2. A: ………a lot of money?              B: Well, they earn a lot of more than teacher
3. A: Where……….. live?                  B: Well, her office is Green Palace
4. A: ………want to be a painter?      B: Yes, but her parents don’t like the idea

5. A: Where……. Come from?           B: She comes from Germany. Would you like to try one? 

GRAMMAR IN USE

Schedule and Timetable
A schedule is an agenda or list of details for doing things. The schedule usually appears in tabular form and contains the days or hours when the things take place. Another name for schedule is a timetable. In short, a timetable is a schedule that shows the times when certain things will happen; for example, when trains, buses or planes will arrive and depart; when lessons in our school will begin and finish, etc.
Now look at the timetable below. This timetable shows a squence of lessons in Lala’s college. Please study it and also read the letter she has just send to her friend, Alice.

Monday
Thuesday
Wednesday
Thursday
Friday
09.00 – 09.50
English
Physics
Economis
English
Japanese
09.50 – 10.40
Geography
Physics
Japanese
Maths
Maths
10.40 – 10.55
BREAK
10.55 – 11.45
Japanese
History
Math
Computer
English
11.45 – 12.35
Maths
English
Japanese
Computer
History

Dear Alice,
Today is the first day of the college terms. I have just got my new timetable. The first lesson is English. This lesson begins at nine o’clock and finishes at ten to ten. The next lesson is Geography and then we have a break. The break lasts from twenty to elevan until five to elevan. The two lessons after the break are japanese and maths.
Tomorrow we have Physics until the break and the history and English. On Thursday we have my favourite subjects at ten fifty – five and twelve thirty – five. There are twenty lessons each week but they all take place in the morning. We are all very tired by lunchtime!

                                                                                                            Love, Lala




Task 3
Answer these questions
1. What is a schedule? In what form does it usually appear?
2. What does it contain? What is another name for the schedule?
3. What does the timetable in the text above tell you about?
4. What is the first lesson on Monday? And how long does it last?
5. When does the break happen? And what are the two lessons after the break?
6.  On what day does Lala have physics? How long does this lesson take her?
7. What is her favourite lesson? And what time does it begin and finish?
8. How many lessons are there each week? When do all the lessons take place?
9. How many times a week does Lala go to the college? On what days does she not go there?